This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

SISTEM PENYIMPANAN REKAM KESEHATAN (kertas)

DEFINISI Ø  Arsip/pengarsipan berkas/Penjajaran RK       
             
CARA PENYIMPANAN :
--> Pengarsipan/ Penyimpanan bisa berdasarkan :
1. ALFABETIK
2. ALFANUMERIK
3. KRONOLOGIS/ TANGGAL
4. WILAYAH
5. KASUS
6. PENOMORAN (angka)


#  Berdasarkan LOKASI, penyimpanan Rekam Medis/Rekam Kesehatan  & Unit kerja dibedakan menjadi : Desentralisasi dan Sentralisasi

Penjelasan :
1.DESENTRALISASI
Disetiap lokasi pelayanan RK baik Rawat Jalan, Emergensi maupun rawat inap terdapat penyimpanan RK sendiri-sendiri. Rekam medis tersebar di banyak klinik/fasilitas pelayanan kesehatan.
Biasanya Rekam Medis Rawat inap saja yg disimpan secara sentral.
Biasanya system Desentralisasi untuk RS yang kompleks

KEUNTUNGAN sistem penyimpanan Desentralisasi :
1.Kemudahan penyediaan RK
2.Lancarnya pelayanan thd pasien
3.Efisien waktu
4.Tidak perlu petugas 24 jam

KERUGIAN sistem penyimpanan Desentralisasi :
1.Membutuhkan ruang arsip disetiap pelayanan pendaftaran
2.Memerlukan gedung/tempat penyimpanan yang besar
3.Membutuhkan rak arsip lebih sangat banyak,
4.Tidak ekonomis
5.Pengawasan lemah


2.   SENTRALISASI                     

Pengertian :  In patient, out patient, emergency berada dalam satu lokasi.

Bentuk yang dapat disentralisasikan adalah:
Sentralisasi Rekam Kesehatan (berkas Rajal, ranap & emergensi menjadi satu l-àintegrated record (IR)
Ideal dalam 1 map  1 tempat = 1 nomor
Unit kerja Manajemen Informasi Kesehatan

"Sentralisasi" berarti seluruh informasi tentang seorang pasien disimpan dalam satu berkas satu ruang, apakah ia rawat inap, atau rawat jalan ataupun emergensi atau lain-lain pelayanan di satu lokasi dan dikelola oleh suatu unit yang diberi tanggung jawab oleh pimpinan pelayanan kesehatan tsb.

KEUNTUNGAN:
1. Semua informasi pasien pada suatu tempat
2. Sedikit kemungkinana untuk duplikasi informasi dan RM.
3. Nomor ini membedakan  ia dari nomor RM pasien lain di RS / klinik tsb.
4. Memlukan sedikit biaya u/pembuatan & penyimpanan ( peralatan dan ruangan)
5.Tata kerja dan peraturan mengenai pencatatan RM mudah distandarisasi
6.Peningkatan efisiensi kerja petugas pengarsipan (standarisasi job & supervise)
7. Mudah menerapkan UNS, mudah Retrieve
8. Kontrol berkas RM lebih mudah
9. Implementasi SOP admin RK bisa terlaksana dg baik.
 KERUGIAN :
1.Petugas lebih sibuk (baik R. Inap & RJalan)
2.Petugas pendaftaran perlu bekerja 24 jam




KETENTUAN DASAR penyimpanan Rekam Kesehatan:
1.    PP No 10 tahun 1966 tentang Wajib Simpan Rahasia Kedokteran
      Dalam  pasal 3 dinyatakan bahwa Tenaga kesehatan, mahasiswa kedokteran, murid ang bertugas dalam lapangan pemeriksaan,  pengobatan dan atau perawatan serta orang lain yang ditetapkan oleh MENKES; wajib menyimpan rahasia pada waktu atau selama melakukan pekerjaan dalam bidang kedokteran
 
2.    UU KESEHATAN  No.23 tahun 1992
3.    Surat Edaran Dirjen Yanmed no. HK.00.6.1.5.01160 tentang Formulir dasar RM dan pemusnahan berkas Rekam Medis tahun 1995
4.    Pedoman Penyelenggaraan & Prosedur RM Rumah sakit revisi II , No.YM 00.03.2.2.1996  Dirjen Yanmed th 2006
5.    Permenkes No. 269/MENKES/PER/III/2008
6.    Pasal 8 Ketentuan penyimpanan RK di RS

0 komentar:

Poskan Komentar